Penerapan Tata Kelola Manager Investasi


About Us

  • Kode Etik
    Sebagai Perusahaan yang dibangun berdasarkan reputasi dan integritas, persepsi pemegang saham dan nasabah memegang peran penting dalam menentukan kemajuan Perusahaan. Oleh karenanya, menjadi tanggung jawab seluruh elemen Perusahaan diberbagai lini untuk menjaga reputasi dan menunjukkan kepada pemangku kepentingan bahwa Perusahaan memiliki integritas tinggi serta menjunjung etika dalam melaksanakan setiap kegiatannya. Sehingga diperlukan kode etik untuk hubungan karyawan dengan Perusahaan, hubungan sesama karyawan, hubungan dengan konsumen, hubungan dengan pemegang saham, hubungan dengan Pemerintah dan hubungan dengan masyarakat agar terbentuk budaya perusahaan yang merupakan manifestasi dari nilai-nilai perusahaan.
    Berikut nilai-nilai Perusahaan :
    • Integritas
      Keutuhan dan ketulusan yang meliputi adil, bertanggung jawab, transparan dan jujur untuk kepentingan pemegang saham.
    • Excellence
      Memberikan hasil dari kinerja investasi yang baik, yang konsisten dengan filosofi Perusahaan yang bertanggungjawab.
    • Trust based Relationship
      Percaya pada niat baik dan kami senantiasa menjaga kepercayaan dengan menjaga hubungan kemitraan yang baik untuk semua pihak.
    • Berfokus Pada Nasabah
      Memberikan produk, layanan, nasihat yang berkualitas, dan nilai-nilai yang berkelanjutan bagi prioritas Nasabah.
    • Mencintai Pekerjaan dengan Profesionalisme
      Para karyawan memiliki semangat dan profesionalitas dalam berkerja yang berlandaskan pengetahuan dan kemampuan yang tinggi
    Prinsip Dasar Etika Manajer Investasi :
    • Bertindak dengan perilaku yang profesional dan menjunjung etika setiap saat.
    • Bertindak untuk kepentingan Nasabah.
    • Bersikap independen dan objektif.
  • Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi
    Direksi adalah organ Perusahaan yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perusahaan untuk kepentingan Perusahaan sesuai dengan maksud dan tujuan Perusahaan serta mewakili Perusahaan, baik di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar.

    Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
    • Direksi bertanggung jawab penuh dalam melaksanakan tugasnya untuk kepentingan Perusahaan dalam mencapai maksud dan tujuan yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar.
    • Setiap anggota Direksi wajib dengan itikad baik dan penuh tanggung jawab menjalankan tugasnya dengan mengindahkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
    • Direksi berhak mewakili Perusahaan didalam dan diluar pengadilan tentang segala hal dan dalam segala kejadian, mengikat Perusahaan dengan pihak lain dan pihak lain dengan Perusahaan, serta menjalankan segala tindakan, baik yang mengenai pengurusan maupun pemilikan.
    • Memberikan penjelasan tentang segala hal yang ditanyakan oleh Komisaris.
    Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris
    Dewan Komisaris merupakan Manjelis yang bertindak berdasarkan keputusan rapat Dewan Komisaris dan sesuai dengan Anggaran Dasar serta peraturan perundangundangan yang berlaku.

    Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris :
    • Melakukan pengawasan terhadap kebijakan pengurusan, jalannya pengurusan pada umumnya, dan pemberian nasihat (rekomendasi) kepada Direksi.
    • Mengarahkan, memantau dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis Perusahaan.
    • Apabila seluruh anggota Direksi diberhentikan sementara dan Perusahaan tidak memiliki anggota Direksi, maka untuk sementara Dewan Komisaris diwajibkan unutk mengurus Perusahaan. Dalam hal demikian Dewan Komisaris berhak untuk memberikan kekuasaaan sementara kepada seorang atau lebih diantara anggota Dewan Komisaris atas tanggungan Dewan Komisaris.
    Dasar Hukum dan Referensi
    • Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tanggal 16 Agustus 2007 tentang Perseroan Terbatas.
    • Undang-undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal.
    • Keputusan Ketua Bapepam dan LK Nomor : Kep-479/BL/2009 tanggal 31 Desember 2009
    • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 10/POJK.04/2018 tentang Penerapan Tata Kelola Manajer Investasi.
    • Anggaran Dasar Perusahaan beserta perubahan-perubahannya.
  • Fungsi Kepatuhan, Manajemen Risiko dan Audit Internal
    Manajemen menetapkan kebijakan untuk mengatur fungsi, tugas dan cakupan pekerjaan yang dilakukan oleh Fungsi Kepatuhan, Manajemen Risiko, dan Audit Internal sesuai dengan arahan peraturan yang berlaku. Termasuk di dalamnya tugas untuk memastikan bahwa seluruh karyawan serta aktivitas perusahaan telah memenuhi dan mematuhi peraturan dan ketentuan yang berlaku serta SOP perusahaan, memastikan bahwa produk-produk yang telah ada dan akan diadakan telah sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku, membuat kajian strategi manajemen risiko dan mengevaluasi secara berkala pelaksanaan strategi manajemen risiko, dan berkoordinasi dengan Pejabat Penanggung Jawab Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU dan PPT) dan divisi terkait lainnya dalam perusahaan dalam upaya pemantauan terhadap pelaksanaan penerapan APU dan PPT.

    Fungsi Kepatuhan dan Audit Internal
    Memeriksa dan memastikan kegiatan usaha perusahaan dilaksanakan sesuai dan patuh terhadap perundang-undangan yang berlaku.

    Fungsi Manajemen Risiko
    Melaksanakan dan memastikan operasional kegiatan usaha berjalan dengan mengedepankan aspek pengelolaan berbasiskan risiko